Samsung secara resmi merilis ponsel pintar terbarunya pada jajaran series S yakni, Galaxy S21 di Indonesia. Lini ponsel penerus Galaxy S20 ini hadir secara langsung dalam tiga varian yang terdiri dari Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra.
Sama halnya dengan Galaxy S sebelumnya yang telah dirilis,
Galaxy S21 series ini mengusung system-on-Chip (SoC) Snapdragon buatan Qualcomm
untuk sebagian pangsa pasar, dan Chipset Exynos buatan Samsung untuk pangsa
pasar lainnya.
![]() |
| source : google images |
Untuk kali ini, Galaxy S21 dibekali dengan Chipset
Snapdragon 888 dan Exynos 2100. Untuk pangsa pasar Indonesia, Galaxy S21 ini
ditenagai oleh Chipset Exynos 2100 besutan Samsung sendiri.
Baik Exynos atau Snapdragon 888 adalah SoC baru dari
masing-masing pabrikan. Exynos 2100 baru saja diluncurkan pada 13 januari 2021
lalu, sedangkan Snapdragon 888 meluncur terlebih dahulu pada 2 Desember 2020
lalu. Kedua chipset tersebut dibuat dengan proses fabrikasi 5nm.
Selain itu, Snapdragon 888 dan Exynos 2100 dibekali dengan
konfigurasi CPU yang mirip, yaitu terdiri dari satu core Cortex-X1, tiga
Cortex-A78, dan empat core Cortex-A55.
Salah satu perbedaan antara kedua chipset tersebut yaitu
berada pada proses grafis nya (GPU), yang mana Exynos 2100 menggunakan
Mali-G78MP14, sedangkan Snapdragon 888 menggunakan Adreno 660.
Dari segi kecerdasan buatan atau Artifical Intelligence, keduanya
memiliki nilai yang sama. Sebab, NPU triple-core-Exynos 2100 menawarkan hingga
26 triliun operasi per detik (TOPS), angka ini sama dengan yang ditawarkan oleh
Hexagon 780 milik Snapdragon 888.
Perbedaan lain juga terletak pada ISP kedua chipset
tersebut. ISP pada Exynos 2100 menawarkan beberapa fitur yang menarik. Mulai dari
dukungan kamera hingga 200MP, sampai dukungan perekaman video 4k pada 120FPS
dan pemutaran video 8K pada 60FPS.
Chipset ini pula yang pertama di industri yang memiliki
dukungan Decoder AV1 untuk 8k.
Sementara Spectra 580 pada Snapdragon 888 juga mengemas
beberapa kekuatan. Tak Cuma mendukung kamera 200MP, namun juga memiliki
perekaman video 8k pada 30FPS dan perekaman 4k HDR komputasi.
Sedangkan untuk perbedaan terakhir terletak pada
konektivitasnya. Kedua chipset tersebut telah sama-sama menggunakan modem
jaringan 5G yang terintegrasi untuk prosesor andalannya. Baik Exynos 2100 atau
Snapdragon 888 sama-sama mendukung spektrum mmWave dan sub-6GH.
Tags :
Chipset
Exynos 2100
Snapdragon 888
Galaxy S21
Samsung

